Injanatherium arabicum adalah jerapah fosil (giraffid) dari zaman Miosen di Al-Ahsa, yang dikenal melalui deskripsi ilmiah tulang fosil. Penempatannya di antara famili jerapah memberi kerangka pembanding, tetapi leher, osikon, atau warna jerapah modern tidak boleh disalin sebagai sifat yang terbukti bagi spesies ini tanpa deskripsi tulang aslinya.
Deskripsi asli jerapah fosil Injanatherium arabicum dari endapan Miosen Tengah Formasi Hofuf di Arab Saudi membuktikan adanya dua pasang tonjolan tulang tengkorak (osikon) yang hampir horizontal, dengan proporsi khas daerah belakang tengkorak dan ukuran yang lebih kecil daripada spesies Irak yang berkerabat dekat, Injanatherium hazimi. Ini adalah bukti anatomi tengkorak, tetapi tidak menentukan warna bulu, panjang leher, atau bentuk tubuh secara utuh.