Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2021 menyebutkan bahwa pengenalan budidaya zaitun (Olea europaea) dengan irigasi tetes semakin meluas di Al Jabal Al Akhdar, Oman utara.
Memuat…
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2021 menyebutkan bahwa pengenalan budidaya zaitun (Olea europaea) dengan irigasi tetes semakin meluas di Al Jabal Al Akhdar, Oman utara.
Basis data GRIN mencatat spesies Olea europaea dengan perlakuan luas yang mencakup beberapa subspesies, dan menyebutkan wilayah asalnya di cekungan Mediterania, sebagian Afrika dan pulau-pulau di dekatnya di Samudra Hindia, serta Arab Saudi dan Yaman. GRIN mencatat naturalisasinya di Australia, Selandia Baru, dan sebagian Amerika Serikat, serta menyebutkan bahwa spesies ini dibudidayakan secara luas. Daftar ini tidak berarti bahwa sebaran setiap subspesies atau kultivar mencakup seluruh wilayah tersebut.
Di dunia NAKTASHIF:Taman dan kebun di sekitar manusia
Versi disetujui OWNER-REVIEW-20261107T090848258 · terakhir disetujui 7 November 2026
SRC-439
Pendahuluan sebuah studi yang terbit pada 2024 menyebutkan bahwa budi daya zaitun di Arab Saudi terpusat di Al-Jouf dekat perbatasan Yordania, dan bahwa budi daya itu dimulai di Al-Basita lalu meluas ke Tabuk. Studi itu mengutip angka sekitar 5 juta pohon milik Al-Jouf Agricultural Development Company di lahan seluas sekitar 7.730 hektare.
Flora of Pakistan menyebutkan bahwa zaitun menghasilkan minyak yang dapat dimakan dan bahwa buahnya diolah menjadi acar, utuh atau tanpa biji. Flora itu menggambarkan perlakuan dengan natrium hidroksida dan larutan garam sebagai salah satu cara menghilangkan rasa pahit dan sepat sebelum pengacaran.
Sumber